Senin, 06 Juni 2016

Khasiat dan manfaat madu bagi kesehatan selama bulan puasa


Para pembaca sekalian tentunya tidak ada yang tidak suka terhadap madu, rasanya yang manis serta teksturnya yang lembut serta hangat di badan. Enak diminum langsung atau dicampur dengan teh, roti, dan makanan lainnya sembari santap sahur. Dengan mengkonsumsi madu bisa menjaga ketahan tubuh selama sehari penuh berpuasa.

Madu adalah minuman terbaik diantara berbagai minuman lainnya, merupakan pemanis terbaik diantara berbagai pemanis lainnya, merupakan sesuatu yang disenangi, tidak ada yang setara atau menyerupainya. Diantara manfaat madu adalah menjernihkan padangan, dapat membersihkan kotoran-kotoran yang ada di usus, menjaga kesehatan pencernaan, serta menghilangkan dampak negatif dari penggunaan obat-obat yang kurang baik bagi tubuh.

Dari sisi harga madu asli mahal lho, ditempat kami 1 botol madu seukuran botol aqua besar harganya bisa mencapai Rp.100.000, jadi jangan sampai tertipu dengan murahnya harga madu karena bisa jadi madunya tidak murni alias ada campurannya. Pernah ada yang menjajakan madu 1 botol bekas minuman marjan seharga Rp. 10.000, nah murah bukan, meskipun kita hendaknya senantiasa berprasangka baik akan tetapi melihat dari murahnya harga jadi tidak yakin kalau madu itu murni.

Lalu ada tidak cara mengetahui madu asli dan campuran?, yang pertama dari sisi harga, madu asli harganya mahal tapi tidak semua yang mahal itu asli, langkah berikutnya dengan menyimpan madu tersebut di dalam freezer, apabila nantinya madunya beku berarti ada campurannya. Perlu diingat bahwa madu rasanya manis akan tetapi tidak disukai oleh semut, apabila ada madu yang dikerumuni oleh semut maka bisa jadi madu tersebut ada campurannya.

Mari mulai sekarang kita usahakan untuk mengkomsumsi madu setiap hari, jika tidak memungkinkan minimal seminggu sekali. Selain diminum untuk dikonsumsi madu juga bisa menjadi pengganti pasta gigi, menjadikan gigi putih dan mengkilat, serta menjagakesehatan gigi dan gusi.

Selamat berpuasa.

0 komentar:

Posting Komentar