Minggu, 12 Juni 2016

Puasa bagi Penderita Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Halo dulur jumpa lagi, artikel yang terdahulu kita sempat membahas sedikit mengenai tekanan darah tinggi (hipertensi), kali ini kita akan membahas bagaimana puasa yang baik bagi penderita tekanan darah tinggi.

Perlu diketahui bahwa tekanan darah tinggi adalah sebuah kondisi dimana seseorang memilki nilai tekanan darah di atas normal. Normalnya tekanan darah 120/80, angka 120 dalam istilahnya disebut sistole atau tekanan darah puncak, sedangkan 80 disebut diastole atau tekanan darah terendah. Jadi apabila nilainya dibawah angka 120/80 maka bisa dikategorikan tekanan darah rendah.

Jika seseorang memiliki tekanan darah 140/90 saat kondisi istirahat maka sudah dipastikan mengalami tekanan darah tinggi. Lalu bagaimana, apakah boleh tetap berpuasa?

Boleh, asal memperhatikan beberapa hal:
  • Rutin memeriksa tekanan darah minimal 2 kali sehari, usahakan memiliki tensimeter sendiri di rumah tipe digital agar pembacaannya mudah.
  • Rutin meminum obat dari dokter sewaktu makan sahur
  • Istirahat yang cukup

Usahakan selama berpuasa tekanan darah berada di bawah 140/90. Jika berada di atasnya apakah tetap boleh berpuasa?, boleh asal tetap terkontrol minum obat dari dokter, jika perlu sering konsultasi dengan dokter. Tekanan darah biasanya naik menjelang subuh dan turun bertahap menjelang siang hari, maka pada waktu sahur adalah waktu yang tepat untuk meminum obat. Istirahat yang cukup, karena jika kurang istirahat menjadikan emosi menjadi labil dan bisa menyebabkan tekanan darah naik.

Yang terakhir tetap hindari makanan minuman pemicu naiknya tekanan darah seperti makanan berlemak, makanan dengan kolesterol tinggi, mulai mengatur pola makan dan jenis makanan sehat, hindari makanan instant, perbanyak makanan berserat tinggi dan rendah kalori, dan olahraga teratur meski hanya berjalan kaki.

Semoga bisa bermanfaat

Selamat berpuasa

0 komentar:

Posting Komentar