Kali ini kita akan membicarakan seputar hipertensi atau
tekanan darah tinggi, makanan apa saja yang perlu dihindari/dikurangi sebagai
cara pencegahan hipertensi atau tahap pengobatannya.
Dulur, hipertensi atau tekanan darah tinggi terkadang banyak
disalah artikan oleh beberapa kalangan masyarakat, ada yang menganggap bahwa
darah tinggi artinya punya darah lebih dan cara mengatasinya dengan donor darah
atau tidur di plesteran (lantai) agar darah berkurang, tentunya semua ini tidak
sepenihnya benar. Memang gejala hipertensi bisa disebabkan oleh peningkatan
volume darah karena banyaknya natrium (garam) dalam tubuh yang tidak bisa
diproses oleh ginjal, natrium memiliki sifat menarik air jadi apabila tubuh
kita kelebihan natrium, maka kandungan natrium dalam darah akan menarik air
sehingga volume darah menjadi bertambah dan berpeluang menyebabkan hipertensi.
Akan tetapi hipertensi juga bisa diakibatkan oleh
penyempitan pembuluh darah, diantaranya disebabkan oleh kolesterol jahat dalam
darah yang menyumbat jalannya darah.
Hipertensi adalah penyakit yang berbahaya, jadi semestinya
kita waspada. Salah satu komplikasi dari hipertensi adalah stroke yaitu
gangguan pembuluh darah di otak yang terjadi secara mendadak.
Beberapa makanan yang perlu dihindari/dikurangi konsumsinya
adalah:
- Makanan Instant
Kita tahu bahwa makanan instant itu tidak
sehat apalagi bagi penderita hipertensi. Banyak mengandung zat yang berbahaya
bagi tubuh diantaranya pengawet makanan.
- Garam
Loh garam kan bagus untuk kesehatan, iya
memang bagus asal jangan berlebihan karena garam/natrium memiliki sifat menarik
air, yang jika berlebihan dalam tubuh dapat meningkatkan volume darah. Sebaiknya
konsumsi garam jangan melebihi 1 sendok teh dalam sehari.
- Makanan dengan kandungan gula dan lemak yang tinggi
Gula dan lemak sama-sama dapat menyebabkan
obesitas yang dapat memicu hipertensi, contoh makanannya misalnya makanan
bersantan, kentang goreng, daging asap, dll.
- Alkohol
Nah untuk yang satu ini semua sepakat untuk
dihindari tentunya, selain berbahaya bagi tubuh juga dilarang oleh agama.
- Kafein
Kafein merupakan pemicu menaikkan tekanan
darah, jadi tak heran kalau kita lagi mengantuk kemudian minum kopi, serasa
kantuk kita hilang, itu terjadi karena tekanan darah kita naik, sehingga
organ-organ tubuh kita bekerja semakin keras. Minum kopi tidak mengapa hanya
perlu dibatasi jangan lebih dari 2 cangkir dalam sehari.
Oke sampai disini dulu dulur, sampai jumpa
lagi di artikel selanjutnya
Tak lupa kami butuh kritik dan saran, mohon
dilampirkan dalam komentar di bawah
Sekian dan terima kasih, Selamat berpuasa







0 komentar:
Posting Komentar